Dari Teknik ke Hubungan Internasional

 Hai, selamat pagi, siang, sore atau malam. Selamat datang di blog pribadi saya. Sebelum membaca lebih jauh di blog saya,  perkenankan saya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu ya. Kenalkan, nama saya Mario Hervinka biasa dipanggil Mario. Saya merupakan mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Disini saya mengambil prodi Ilmu Hubungan Internasional (HI). Banyak orang yang bingung mengapa saya kuliah mengambil prodi HI. Padahal dulunya saya SMK, lebih spesifik jurusan Teknik Gambar Mesin. Ya alasannya sederhana sih, karena saya memiliki minat terhadap geopolitik global. Dan minat ini baru saya temukan setelah saya lulus SMK.

Saya lahir di kota Solo, kota kecil yang penuh cerita bagi saya. Sebuah kota kecil yang menempa saya hingga membentuk pribadi saya sekarang ini. Singkat cerita saya bersekolah di salah satu SMK Swasta di kota Solo. Selama bersekolah saya menjadi anggota dan pengurus OSIS selama dua periode. Hidup saya selama SMK bisa dibilang monoton. Bangun, berangkat, sekolah, pulang, nongkrong. Sebuah siklus yang hampir selalu berulang tiap hari. Namun dari kehidupan tongkrongan saya, saya menemukan arti sebuah pertemanan. Setelah lulus dan keluar dari siklus yang monoton saya bekerja di salah satu perusahaan Jepang di Cikarang. Saya bekerja di bagian plastic injection, sebagai teknisi. Di tahun 2020 saya memutuskan untuk pulang ke Solo untuk kuliah. 

Sebelum berkuliah saya memutuskan untuk mendaftar kartu Prakerja, namun sayangnya hingga 3 gelombang saya tidak pernah lolos. Waktu itu saya terbawa emosi dan iseng iseng meluapkan opini saya tentang kartu prakerja di akun instagram akun prakerja. Tanpa saya duga,


komentar saya mendapat banyak respon, hingga menarik perhatian tim Mata Najwa. Saya pun di DM (Direct Message) oleh tim Mata Najwa. Dan diberi tawaran untuk live secara daring bersama Mata Najwa. Ya saat itu saya mau dong, kapan lagi masuk tv. Akhirnya pada Hari Rabu malam saya live secara daring dengan Mata Najwa, dan Jumat lusa, saya diberi "honor" oleh tim Mata Najwa. Ya tentu saya sangat senang. "Gapapa lah ditolak Prakerja, tapi masuk tv, Mata Najwa lagi." Disini saya mulai menemukan minat saya di bidang politik. Saya sering menonton berita tentang Geopolitik global. Akhirnya saya memutuskan untuk kuliah mengambil jurusan Hubungan Internasional.

Ketika memilih prodi HI saya menemukan hambatan, yang datang dari ibu saya. Beliau menolak dan bersikeras agar saya kuliah di bidang Teknik. "Teknik prospek masa depannya lebih jelas, gampang masuk perusahaan." katanya. Tak kalah keras kepala, saya juga tetap bersikeras kuliah di jurusan HI. Akhirnya ibu saya luluh, dan mau menerima keputusan saya. Ya mungkin karena saya diundang Mata Najwa juga heheh. Akhirnya saya mendaftarkan diri di Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Dan Puji Tuhan, Alhamdulillah saya diterima di prodi yang sesuai keinginan saya.

Terimakasih telah membaca kisah singkat hidup saya yang culup monoton tapi seru. Sedikit pesan dari saya, ambilah keputusan yang terbaik dalam hidupmu, dan jalanilah dengan ikhlas. Tetap bersyukur dan terimakasih:).

Komentar