REVIEW 3rd INTERNATIONAL CONFERENCE

 Hai, apa kabar kalian? Semoga baik dan sehat selalu ya. Kali iji saya akan membagikan pengalaman saya mengikuti seminar internasional yang diadakan oleh UNISRI. Pembicara yang dihadirkan merupakan sosok sosok hebat. Di antaranya H. E. Y. Kristiarto S. Legowo (Ambassador of Republic of Indonesia to Commonwealth of Australia), Prof. Ts. Dr. Burharuddin (Universiti Teknikal Malaysia Melaka), Prof. Takuya Sugahatra, Ph.D (Ehime University, Japan), Assoc. Prof. Dr. Chin Min Lin (National Taichung Institute of Technology, Taiwan). Prof. Ts. Dr. Burhanuddin dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka mengatakan bahwa dalam menangani pandemi covid-19 pemerintah Malaysia memberikan bantuan berupa uang kepada masyarakatnya agar bisa brtahan hidup. Pandemi covid-19 memberi dampak besar terhadap gaya hidup masyarakat. 

Jepang sendiri berusaha mengatasi pandemi dengan rempah, rempah apa yang dimaksud rempah yang bisa dikonsumsi agar daya tahan tubuh meningkat, maka dari itu salah satu universitas di jepang bekerja sama dengan universitas lain diluar negaranya agar mendapat rempah untuk di teliti khasiatnya, lalu taiwan dalam mengatasi pendidikan dengan cara pembelajaran tatap muka karena taiwan mampu mengendalikan pandemi Covid-19, karena itu taiwan bisa lolos dari pandemi tanpa lockdown.  

Pemateri Pertama

Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi struktur kehidupan didunia yaitu:

- Cara kita bersosial secara langsung mrnjadi lebih sulit dibandingkan sebelum ada pandemi. 

- Cara kita berdagang kebanyakan dilakukan secara online dengan memanfaatkan platform yang ada. 

- Bahkan saat kita berdemokrasi


Hal yang harus dilindungi dalam bernegara :

1. Kedaulatan NKRI

2. Keamanan NKRI

3. Kestabilan Ekonomi

4. Peran Internasional


Pemateri Kedua (Prof. Ts. Dr. Burharuddin (Universiti Teknikal Malaysia Melaka))

     Covid 19 pertama kali ditemukan di Wuhan, China. Virus ini memiliki gejala seperti demam disertai dengan sesak nafas. Menyebar melalui kontak fisik penderita dengan orang lain. Virus ini juga sangat berbahaya, karena bisa menyebabkan kematian. Terlebih bagi orang yang memiliki riwayat penyakit bawaan, dan daya tahan tubuh yang lemah. Covid-19 tidak hanya menyerang manusia namun tatanan negara, seperti ekonomi yang sangat terpukul karena wabah covid, perekonomian benar benar terpuruk karena PSBB, berjualan dilarang, bertemu dilarang, maka pasar mengalami, kenaikan permintaan dan turunnya penerimaan. 

Untuk memperbaiki ekonomi, maka dibuatlah strategi bisnis untuk tetap bisa berjuang bisa survive di masa pandemi. Strategi bisnis dalam menghadapi pandemi Covid-19 diantaranya :

1.      Meninjau strategi bisni dalam menghadapi krisis dan membuat sebuah rencana yang berkesinambungan dengan tepat waktu

2.      Mengevaluasi manajemen rantai pasokan

3.      Menggunakan analisa skenario

4.      Tidak melupakan resiko lainnya

5.      Komunikasikan dengan benar


Pemateri ketiga (Prof. Takuya Sugahara, Ph.D)

Prof. Takuya Sugahara menjelaskan pentingnya pencegaahan virus menggunakan rempah rempah tradisional, khasiat yang menjaga tubuh sangat dibutuhkan agar immune tetap terbangun, bahkan Prof Suga ke Indonesia untuk meneliti rempah rempah yang ada di indonesia dan diolah menjadi minuman atau jamu, namun itu tidak cukup untuk menyembuhkan karena jamu hanya berfungsi untuk mencegah bukan mengobati.


Pemateri Keempat (Assoc. Prof  Chin Min Lin)


Kementrian Pendidikan Taiwan sangat terbuka dengan datangnya pemagang dari luar negeri


1.      Program pertukaran pelajar

a.      Mengirim siswa yang berprestasi untuk belajar di luar negeri

b.      Sekolah di rekomendasikan untuk mengatur lembaga magang mereka sendiri dan merencanakan kerjasama untuk magang.  


Assessing Relevance and Responsiveness of Education in Global Age disampaikan oleh Dr. Shielilo Amiham (University of Perpetual Help, Philippines)  


Tujuan Pembangunan terus menerus

1.      Kemiskinan teratasi

2.      Kesejahteraan

3.      Kesehatan masyarakat terjaga

4.      Pendidikan yang berkualitas


Masyarakat mudah terhadap pandemi (ketahanan dalam bidang pendidikan)


1. Education, siswa, orangtua 


2. Crime, angka terus meningkat sekalipun ada tindakan pembatasan sosial


3. Mental health, lonjakan kasus kesehatan mental


4. Technology and communication, perhatian etis dan miskomunikasi 

Komentar

Postingan Populer